Login FB
Tentang Penulis

HAMIL EKTOPIK, HAMIL DI LUAR KANDUNGAN

Info Oleh rymi | General Health | 2 years ago
Bagi pasangan yang telah menikah dan mengharapkan memiliki keturunan, hasil positif hamil yang didapatkan pastilah menggembirakan hati. Tapi tidak semua kehamilan berjalan seperti yang diharapkan. Cek dahulu apakah kehamilan anda normal atau tidak. Normal yang dimaksud adalah, apakah kehamilan terletak didalam rahim (intrauterin) dengan tumbuh kembang yang normal pula.

Mengapa demikian? Kadang terdapat beberapa kondisi dimana hasil pembuahan terletak diluar kandungan atau disebut juga dengan kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik dapat berarti hasil pembuahan melekat atau berimplantasi pada tuba falopi, ovarium, serviks, atau bahkan pada abdomen (dinding perut).

medicalera.com

Bagaimana mengetahui normal tidaknya tempat implantasi tersebut? Pemeriksaan USG (Ultra Sonografi) dapat memberikan gambaran tentang tempat implantasi hasil pembuahan. Bila ternyata didapati kehamilan di luar kandungan maka perlu tindak lanjut penanganan agar tidak terjadi kehamilan ektopik terganggu.

Mengapa bisa terjadi kehamilan ektopik? Kehamilan ektopik biasanya disebabkan oleh berbagai hal. Diantaranya yang paling sering mencetuskan kehamilan ektopik adalah adanya infeksi pada saluran falopi (tuba falopi - fallopian tube). Selain itu kehamilan ektopik bisa disebabkan karena hal-hal berikut :

1. Ibu memiliki riwayat kehamilan ektopik (pernah mengalami hamil ektopik sebelumnya)
2. Ibu pernah mengalami operasi pembedahan pada daerah sekitar tuba falopi
3. Kondisi tuba fallopi yang mengalami kelainan kongenital
4. Adnya riwayat Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti gonorrhea, klamidia dan PID (pelvic inflamamtory disease)
5. Adanya kegagalan kontrasepsi
6. Kelainan hormonal
7. Kelainan embrional

Pada beberapa kasus ditemukan kehamilan ektopik yang kemudian berkembang menjadi kehamilan intrauterin. Artinya hasil pembuahan berpindah dan berimplantasi dalam rahim. Namun tak jarang pula kehamilan ektopik ini menjadi kehamilan ektopik terganggu yang dapat membahayakan keadaan ibu.

Hal tersebut dikarenakan kehamilan yang terus membesar seiring tumbuh kembang janin tidak dapat diimbangi oleh peregangan tmpat implantasi. Karena memang bukan seharusnya hasil pembuahan berimplantasi di luar rahim. Sehingga kemudian pecah dan menyebabkan perdarahan dalam yang kadang terlambat untuk ditangani.

Laporkan Thread Ini

Jika Anda suka dengan tulisan ini silahkan berbagi

Belum ada komentar.