Login FB
Tentang Penulis

Info Farmasi : Obat Bebas Terbatas

Info Oleh rymi | General Health | 1 year ago

Setelah mengenal tentang obat bebas yang ada di Indonesia, sekarang kita 'naik tingkat' membahas tentang obat bebas terbatas. Obat golongan ini, seperti obat bebas, sama-sama masih sering kita lihat iklannya di televisi. Apakah ada perbedaannya dengan obat bebas? Tentu saja ada, obat bebas terbatas sebenarnya termasuk obat keras. Dinamakan juga obat daftar W (Waarschuing = Waspada). Hanya saja dapat diperjualbelikan secara bebas. Dengan syarat hanya dalam jumlah yang telah ditentukan dan disertai dengan tanda peringatan.

Obat bebas terbatas ditandai dengan lingkaran biru dengan garis tepi berwarna hitam. Selanjutnya juga terdapat tanda peringatan yang biasanya tertera pada etiket/kemasan obat bebas terbatas. Tanda peringatan tersebut berlatar belakang hitam, dengan panjang 5 cm dan lebar 2 cm dengan huruf peringatan berwarna putih. Contohnya sebagai berikut :

medicalera.com

Beberapa contoh obat bebas terbatas antara lain obat flu (P. no.1), Obat pembersih mulut (kumur) (P. No.2), Obat untuk luka, berbagai salep, dan tetes mata(P no.3), rokok anti asma (P no.4), obat kompres luka seperti Rivanol (P no. 5), dan obat suppositoria untuk hemoroid/wasir (P no.6). Tabel peringatan tersebut hendaknya dipatuhi petunjuk penggunaannya, agar konsumen tidak dirugikan karena salah dalam menggunakan obat bebas terbatas yang dibelinya.

Obat bebas terbatas pun seharusnya hanya dapat dijual di toko obat berizin (memiliki asisten apoteker) atau apotek berizin. Karena pasien diharapkan bertanya dan memperoleh informasi yang memadai tentang obat yang dibelinya. Terutama bagi individu yang memiliki riwayat penyakit hipertensi/tekanan darah tinggi, obesitas, pasien lanjut usia, balita, anak-anak, menderita gagal ginjal, dsb.

Selain itu, meski obat bebas terbatas boleh dibeli dengan bebas karena dosisnya pun telah disesuaikan agar tetap bermanfaat dan tetap aman digunakan, sangat dianjurkan untuk tidak melakukan uji coba pengobatan sendiri. Silahkan menggunakan obat bebas terbatas untuk meredakan keluhan penyakit anda. Namun bila sakit terus berlanjut maka periksalah ke dokter terdekat dan beli obat-obatan yang telah dianjurkan menggunakan resep dokter.
Laporkan Thread Ini

Jika Anda suka dengan tulisan ini silahkan berbagi

Belum ada komentar.