Login FB
Tentang Penulis

MITOS DAN FAKTA TENTANG ASAM URAT / GOUT

Info Oleh sei_g1rl89 | General Health | 11 months ago
1. ASAM URAT MENYEBABKAN OTOT TERASA NYERI / MERUPAKAN PENYAKIT URAT SARAF
Mitos ini muncul karena pemahaman yg berbeda dari kata "urat". Bagi sebagian besar orang jawa, urat adalah serat otot. Sedangkan dalam istilah medis, urat adalah terjemahan dari istilah "uric acid". Kata uric berarti air kemih, air seni, atau kencing.
Kata uric acid diberikan oleh peneliti Aulus Cornelius Celcus pada 30M yg menyebutkan bahwa dalam penelitianx setiap orang yang mengalami penyakit radang sendi, ternyata memiliki kencing yg demikian pekat dan berwarna keputihan. Endapan putih dan bersifat asam inilah yg kemudian diketahui adalah asam urat.
Jadi Asam Urat bukanlah penyakit otot atau saraf, melaikan penyakit sendi.

2. GOUT DAPAT DISEMBUHKAN
Sebagian besar kasus gout adalah penyakit genetis, artinya diturunkan dari generasi ke generasi. Oleh sebab itu seseorang yang terkena gout, pasti memiliki orang tua atau saudara yang juga terkena gout. Dan kondisi genetis seperti g out ini tidak bisa disembuhkan, melainkan bisa dikontrol sehingga hampir tidak menimbulkan gejala d kemudian hari. Yang perlu digaris bawahi di sini adalah banyak faktor pencetus serangan gout yang hampir semuanya berhubungan dengan gaya hidup.

3. PENGOBATAN ALAMI/HERBAL LEBIH BAIK DARI PADA OBAT-OBATAN UNTUK GOUT
Kolkisin adalah salah satu terapi herbal yang telah digunakan sejak lebih dari 2000 tahun lalu. Kolkisin terbuat dari bagian bunga musim gugur yaitu jenis Colchicum autumnale. Obat ini memiliki efek samping yang sangat kuat seperti mual, muntah, dan diare jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Seperti kolkisin, sebagian besar obat untuk gout berasal dari ekstrak bahan alami yang memiliki efek samping. Bahan alami tersebut bermanfaat jika digunakan sesuai dosis, tapi memiliki efek samping yang justru berbahaya jika tidak sesuai dosis.
Contohnya adalah vitamin c. Vitamin C dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah dengan cara meningkatkan penyaringan dan pembuangan lewat ginjal yang akhirnya keluar bersama air kencing. Tetapi harus hati-hati, asam urat yang terlalu banyak disaring justru akan meningkatkan resiko batu asam urat dalam ginjal.
Jika sebelumnya anda tidak pernah mengkonsumsi vitamin c lalu kemudian tiba-tiba mengkonsumsi dalam dosis tinggi, hal ini sangatlah berbahaya karena dapat menimbulkan serangan gout akibat penurunan asam urat dalam darah yang tiba-tiba. Oleh sebab itu, ikutilah anjuran dokter ahli untuk mengkonsumsi jenis dan dosis terapi yang tepat.

4. HIPERURISEMIA PADA GOUT HANYA MENYEBABKAN NYERI DAN BENGKAK
Mitos ini salah, karena kondisi asam urat yang tinggi dalam darah dapat memperberat penyakit lain. Pada umumnya, gout menyerang sendi. Tetapi tofus (tumpukan asam urat dalam jumlah besar yang menyerupai batu atau benjolan) dapat merusak struktur-struktur jari kaki, tangan, dan organ-organ lain seperti jantung dan otak. Jantung dan otak inilah yang harus diperhatikan. Banyak pasien gout yang sudah lama menderita penyakit degeneratif seperti darah tinggi, gangguan ginjal, gangguan hati, kencing manis, stroke, dan obesitas.
Gout adalah sinyal bahwa tubuh anda mengalami kondisi hiperurisemia (kadar asam urat dalam darah yang tinggi)

5. KELEBIHAN BERAT BADAN TIDAK ADA PENGARUHNYA TERHADAP GOUT
Kelebihan berat badan sangat berpengaruh terhadap kondisi hiperurisemia dan gout. Orang yg obesitas beresiko lebih tinggi menderita penyakit degeneratif. Oleh sebab itu mengurangi berat badan dan berolahraga secara teratur adalah cara terbaik untuk meningkatkan kualitas kesehatan.

6. GOUT AKAN PERGI SENDIRI JIKA KITA MENGURANGI KONSUMSI SEAFOOD,DAGING, DAN ALKOHOL
Mitos ini baik karena ada benarnya. Ada banyak jenis makanan dan minuman yang perlu dihindari untuk mencegah serangan. Tetapi perlu diingat bahwa kondisi hiperurisemia adalah kondisi kumulatif, artinya semakin lama akan semakin banyak asam urat yang bertumpuk. Oleh karena itu tidak bisa kita mengharapkan gout hilang sendiri.
Selain diet, anda perlu mengkombinasikannya dengan terapi obat-obatan.

7. GOUT HANYA MENYERANG KAUM PRIA
Gaout tidak hanya menyerang kaum pria, kaum wanita pun bisa terkena gout. Hanya saja tubuh wanita memiliki hormon estrogen yang dapat menurunkan resiko terkena gout. Namun pada saat menopause dimana hormon estrogen sudah tidak diproduksi lagi, pada saat inilah wanita memiliki resiko yang tinggi untuk terkena gout.
Hampir semua kasus gout disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Oleh sebab itu marilah mulai sekarang mengikuti pola hidup sehat ?.
Laporkan Thread Ini

Jika Anda suka dengan tulisan ini silahkan berbagi

Belum ada komentar.